Buah Kepel: Buah Keraton yang Harum dan Kaya Manfaat Kesehatan
Buah Kepel atau Burahol adalah buah tropis yang dulu dikenal sebagai buah bangsawan keraton Jawa, terutama di Yogyakarta dan Surakarta. Pada zaman dahulu, buah ini sering dikonsumsi oleh putri keraton karena dipercaya mampu memberikan aroma tubuh yang wangi dan menjaga kesehatan ginjal.
Kini, buah kepel semakin langka karena pohonnya jarang dibudidayakan. Namun, manfaatnya untuk kesehatan tetap menarik untuk dibahas.
Ciri dan Kandungan Nutrisi Buah Kepel
Buah kepel memiliki bentuk bulat seperti sawo, berwarna cokelat keemasan saat matang, dan memiliki rasa manis lembut dengan aroma khas yang wangi.
Kandungan nutrisinya antara lain:
Vitamin A
Vitamin C
Serat
Kalsium
Fosfor
Antioksidan flavonoid
Kombinasi ini menjadikan buah kepel baik untuk organ ginjal, kulit, dan sistem kekebalan tubuh.
Manfaat Buah Kepel untuk Kesehatan
1. Membantu Menjaga Kesehatan Ginjal
Buah kepel memiliki efek diuretik alami, yaitu membantu meningkatkan produksi urine dan membuang sisa metabolisme tubuh.
Manfaat ini membantu mencegah:
Pembentukan batu ginjal
Infeksi saluran kemih ringan
Penumpukan racun dalam tubuh
Tidak heran buah ini dulu dikonsumsi keluarga kerajaan untuk kesehatan tubuh jangka panjang.
2. Membantu Mengurangi Bau Badan
Salah satu keunikan buah kepel adalah kemampuannya membuat aroma tubuh menjadi lebih harum.
Kandungan minyak atsiri dan antioksidannya membantu menetralkan aroma dari keringat.
Karena itu buah kepel disebut juga “buah pewangi tubuh alami”.
3. Menjaga Kesehatan Kulit
Vitamin A dan antioksidan flavonoid pada buah kepel membantu:
Regenerasi sel kulit
Menyamarkan noda kulit ringan
Menjaga kulit tetap lembap alami
Baik dikonsumsi rutin oleh orang yang sering terpapar sinar matahari.
4. Melancarkan Sistem Pencernaan
Serat dalam buah kepel membantu:
Mengatur pergerakan usus
Mencegah sembelit
Menyehatkan bakteri baik di usus
Konsumsi yang teratur dapat membuat perut terasa lebih ringan dan teratur.
5. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Vitamin C berperan penting dalam pembentukan antibodi untuk melawan infeksi.
Buah kepel cocok dikonsumsi untuk menjaga tubuh tetap fit terutama saat cuaca tidak stabil.
Cara Mengonsumsi Buah Kepel yang Dianjurkan Ahli Gizi
Cara terbaik mengonsumsi kepel: dimakan langsung dalam keadaan matang.
Kulitnya tipis dan dagingnya cukup lembut.
Porsi yang disarankan:
1–2 buah per hari.
Untuk penderita maag, sebaiknya konsumsi setelah makan untuk menghindari perut kembung.
> Catatan: Biji buah kepel cukup keras dan tidak dimakan.
Resep Sederhana Buah Kepel (Rekomendasi Ahli Nutrisi)
1. Kepel Segar Tanpa Tambahan Gula
Cara:
Kupas buah yang matang
Buang bijinya
Makan langsung
Cocok untuk meningkatkan aroma tubuh dan menjaga ginjal.
2. Jus Kepel Madu
Bahan:
2 buah kepel matang
½ gelas air
1 sendok teh madu (opsional)
Cara Membuat: Blender daging buah dengan air, lalu tambahkan sedikit madu.
Minum 1 kali sehari untuk membantu pencernaan.
Efek Samping
Buah kepel aman dikonsumsi, tetapi jangan terlalu banyak karena efek diuretiknya dapat membuat seseorang terlalu sering buang air kecil.
Penderita ginjal stadium berat sebaiknya konsultasi dahulu sebelum mengonsumsi secara rutin.
Kesimpulan
Buah kepel adalah buah lokal bernilai tinggi dengan sejarah yang unik. Manfaat utamanya yaitu:
Menjaga kesehatan ginjal
Mengharumkan aroma tubuh secara alami
Menjaga kesehatan pencernaan
Memperkuat sistem imun
Merawat kesehatan kulit
Mengonsumsi buah kepel secara rutin dalam jumlah wajar dapat membantu menjaga tubuh tetap sehat dan segar.

Komentar
Posting Komentar